Selamat Datang Di Situs Resmi Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu. Wilayah Bebas dari Korupsi. Melayani sepenuh hati, Kawasan Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi, bersih dan melayani >>>> Kecewa dengan Kinerja Pengadilan....? Adukan Masalah Anda..!!! Pengaduan Anda Dijamin Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pedoman dan Penanganan Pengaduan (Wishleblowing System) Di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan Yang Berada di Bawahnya.

Pembinaan Calon Hakim di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu

 

berita 15124.jpg

Jum'at, 12 Januari 2024, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bengkulu menggelar pembinaan bagi peserta yang telah lulus tes seleksi pengadaan hakim dari jabatan Analis Perkara Peradilan, formasi tahun 2021. Acara yang digelar di ruang rapat Ketua tersebut dihadiri oleh Ketua PTA Bengkulu, Sekretaris PTA Bengkulu, dan Panmud Hukum PTA Bengkulu yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Panitera. Pembinaan ini diikuti oleh sepuluh calon hakim di wilayah PTA Bengkulu.

Dalam sambutannya, Drs. H. Arfan Muhammad, S.H.,M.Hum., Ketua PTA Bengkulu menggarisbawahi beberapa poin penting, termasuk kurangnya jumlah hakim di lingkungan Mahkamah Agung dan pentingnya menjaga nama baik diri sendiri serta institusi peradilan agama. Beliau juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik di lingkungan kerja baru, serta kewajiban untuk menuruti perintah atasan selama tidak melanggar aturan agama dan norma lainnya.

berita 15124 1.jpg

Dalam bagian teknis hukum, para peserta diberikan panduan untuk memahami setiap gugatan, melakukan tabayyun (tanggapan dari pihak lawan), tanya jawab, dan membuktikan dalil yang ditolak. Kisah sahabat Umar juga diungkapkan sebagai inspirasi agar para calon hakim tetap menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan menjauhi godaan yang tidak sesuai. Beliau juga tidak lupa mengingatkan agar tidak lupa membaca al-qur’an setiap harinya.

“Rencanakan apa yang kamu kerjakan, dan kerjakan apa yang kamu rencanakan. Catat apa yang kamu kerjakan, dan kerjakan apa yang kamu catat” Ujar beliau.

Selanjutnya, Meutia Kamila, S.Ag.,S.H.  yang menjabat sebagai Panmud Hukum, memberikan arahan agar peserta terus belajar, memahami ilmu di bidang administrasi, dan memegang teguh kode etik hakim. Beliau juga menekankan pentingnya nilai-nilai moral dari peradilan agama yang akan menjadi landasan khususnya bagi yang nantinya akan bertugas di peradilan umum.

berita 15124 2.jpg

Sementara itu, Dr. Mirawati Saktiana, S.H.,M.H., Sekretaris PTA Bengkulu, memberikan petunjuk terkait menjalin koordinasi dan kerjasama dengan kesekretariatan sebagai supporting unit. Para peserta diingatkan untuk mengambil kebaikan dari setiap pimpinan, terus belajar untuk menghasilkan putusan yang sesuai dengan keadilan, dan menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi peradilan.

Pembinaan ini diharapkan memberikan bekal yang cukup untuk para calon hakim dalam melaksanakan tugas dimana pun nantinya. Para peserta diingatkan untuk merencanakan dengan baik, menjalankan rencana tersebut, dan selalu mencatat setiap pekerjaan yang dilakukan. Semua arahan ini diharapkan dapat membantu mereka menjadi hakim yang berkualitas dan berintegritas dalam menjalankan tugas peradilan di wilayah Bengkulu.

~